PT Perikanan Indonesia Hadir Dalam Menyerap Hasil Panen Tambak Udang Para Petambak Lokal di BUBK Kebumen

PT Perikanan Indonesia hadir dalam menyerap hasil panen tambak udang para petambak lokal di BUBK Kebumen.

Presiden Prabowo Subianto memimpin panen raya udang di kawasan Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu 23 Mei 2026.

Hingga siklus panen kedelapan, total produksi udang tercatat mencapai memproduksi 1.151 ton.

Kehadiran Presiden Prabowo di lokasi tambak Kebumen merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mempercepat modernisasi sektor perikanan nasional dan memperkuat ketahanan ekonomi berbasis maritim.

Presiden didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Sakti Trenggono, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Sekretariat Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf.

Hadir juga dalam panen raya, Direktur Utama PT Perikanan Indonesia Titik Mustikasari serta Direktur Utama PT Agrinas Jaladri Nusantara Kharisma Febriansyah.

Kawasan BUBK Kebumen menjadi salah satu proyek tambak modern terbesar dan termutakhir di Indonesia. Kawasan ini telah memasuki tahun keempat operasional dengan mengintegrasikan 139 kolam budidaya dengan menggunakan sistem pengelolaan berbasis teknologi modern dan ramah lingkungan.

PT Perikanan Indonesia Berkomitmen Tingkatkan Ekspor Hasil Kelautan dengan Menitikberatkan Pada Mutu Hasil Perikanan

PT Perikanan Indonesia berkomitmen meningkatkan ekspor hasil kelautan dengan menitikberatkan pada mutu hasil perikanan.

Hal ini dilakukan dengan sesi pelatihan dan diskusi aktif bersama Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP).

BPPMHKP menerangkan perusahaan eksportir wajib memenuhi standar mutu ikan yang disyaratkan oleh negara tujuan ekspor yang berbeda-beda seperti Uni Eropa, Arab Saudi, Kanada, Vietnam, USA, Taiwan serta Norwegia.

Tiap negara memiliki standar terkait aspek kualitas, keamanan pangan, penanganan produk, serta ketentuan sertifikasi yang harus dipenuhi eksportir.

Dalam diskusi ini, BBPMHKP juga memaparkan penyebab utama kasus penolakan ekspor perikanan dari Indonesia, salah satunya ada kandungan zat berbayaha (mercury, histamin), aroma abnormal hingga ketidaksesuaian HC dan labelling.

BPPMHKP mencatat negara tujuan ekspor ikan Indonesia mayoritas ke USA, Tiongkok, ASEAN, Jepang dan Uni Eropa. Sementara itu, komoditas unggulan ekspor antara lain udang, tuna-cakalang-tongkol, tumi-sotong-gurita, rajungan-kepiting dan rumput laut.

Pelatihan dan diskusi yang diikuti manajemen pusat dan cabang PT Perindo di seluruh Indonesia ini bertujuan menyempurnakan pemahaman terkait prosedur, persyaratan, serta langkah percepatan yang diperlukan untuk menuju implementasi ekspor secara aktif.

Kolaborasi Sektor Perikanan, PT Perikanan Indonesia Jalin Sinergi dengan Kiat Ananda Group.

Kolaborasi Sektor Perikanan, PT Perikanan Indonesia Jalin Sinergi dengan Kiat Ananda Group.

Kedua perusahaan berkolaborasi memajukan sektor perikanan dengan kerja sama pengadaan logistik serta pemanfaatan fasilitas mesin atau ruang berpendingin seperti Cold Storage dan Air Blast Freezer, khususnya di Muara Baru Jakarta dan Kawasan Indonesia Timur.

PT Perikanan Indonesia sepakat memberikan hak pemanfaatan Air Blast Freezer yang dimanfaatkan khusus untuk pembekuan ikan dan hasil industri perikanan lainnya oleh Kiat Ananda Group.

Teknik pembekuan cepat pada Air Blast Freezer berfungsi menjaga kualitas, kesegaran dan umur simpan yang lebih lama, menghambat pembusukan serta mempertahankan nutrisi.

PT Perikanan Indonesia Gelar Upacara Bendera Peringati Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Rabu (20/5/2026)

PT Perikanan Indonesia menggelar upacara bendera memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Rabu (20/5/2026).

Upacara dilaksanakan serentak oleh seluruh karyawan PT Perikanan Indonesia baik di kantor pusat maupun cabang.

Mari kita rayakan momen kebangkitan nasional, bersatu padu menuju Indonesia yang lebih kuat, lebih adil dan lebih beradab.

Dirgahayu Hari Kebangkitan Nasional ke-118. Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara.

PT Perikanan Indonesia Kian Kembangkan Potensi Perikanan di Indonesia Timur

PT Perikanan Indonesia kian mengembangkan potensi Perikanan di Indonesia Timur seperti di Kawasan Bacan, Ambon, Bitung dan Sorong.

Hal ini dilakukan melalui kunjungan kerja Wakil Direktur Utama PT Perikanan Indonesia M. Rizali Umarella ke Cabang Bacan dan Cabang Ambon.

Rizali melakukan pemetaan partisipatif, pendampingan karyawan di lapangan, hingga pengecekan fasilitas-fasilitas pelabuhan dan unit pengolahan ikan.

Hal ini diharapkan dapat memberikan dukungan penuh kepada cabang-cabang di Timur Indonesia sebagai poros maritim Indonesia untuk kedaulatan pangan.

Tak hanya di Timur Indonesia, aksi ini juga akan dilaksanakan di cabang-cabang lain di seluruh Indonesia.

Selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-118

Persatuan Indonesia yang kita nikmati hari ini lahir dari ruang-ruang diskusi anak muda 118 tahun yang lalu saat terbentuknya organisasi Boedi Oetomo 20 Mei 1908.

Aksi ini menjadi titik balik saat bangsa Indonesia memilih untuk bangkit dan berjuang bersama sebagai satu kesatuan.

Selamat Hari Kebangkitan Nasional. Mari warisi semangatnya, jaga generasinya! Jaga tunas bangsa demi kedaulatan negara.

logo-pt-perindo-id-food.png

Kontak Kami

  • PT Perikanan Indonesia (Persero)
  • Jl. Tuna IV, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Jakarta - 14440
  • Tlp: (021) 6679604
  • Fax: (021) 6690523
  • corcomm@perikananindonesia.co.id
  • persuratan@perikananindonesia.co.id

Media Sosial