Kawasan Timur Indonesia (KTI) memegang peranan krusial sebagai lumbung perikanan nasional karena mencakup beberapa Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) dengan potensi komoditas laut tertinggi di Indonesia.
Guna mengoptimalkan potensi tersebut, PT Perikanan Indonesia (Persero) bersama ID FOOD Group memetakan koordinasi lintas perusahaan.
Terkait strategi integrasi rantai pasok komoditas pangan, PT Perindo berperan di sektor hulu pada penyerapan hasil tangkapan nelayan (offtaker), optimalisasi pelabuhan perikanan, serta pengelolaan unit pengolahan ikan (UPI) untuk menjaga standar kualitas produk.
Sementara itu, sektor hilir terkait logistik dan pemasaran produk akan dilakukan oleh PT BGR dan PT RNI (Persero).
Sinergi ini diharapkan mampu menurunkan disparitas harga, meningkatkan kualitas produk dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam kesempatan yang sama, ID FOOD Group turut mengadakan pertemuan strategis dengan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.
Diskusi ini dihadiri oleh Direktur Utama PT RNI (Persero)/ ID FOOD Ghimoyo, Wakil Direktur Utama PT Perikanan Indonesia (Persero) M. Rizali Umarella, Direktur Utama PT BGR Logistik Syailendra dan Plt Direktur Utama PT Rajawali Nusindo Tubagus Muklis.
Pertemuan ini bertujuan untuk menyelaraskan program kerja pemerintah daerah dengan ekosistem BUMN Pangan guna memperkuat ketahanan pangan, khususnya sektor perikanan nasional, meningkatkan kesejahteraan nelayan lokal, serta memperluas jangkauan pasar domestik maupun ekspor.
PT Perikanan Indonesia (Persero) memiliki cabang di timur Indonesia antara lain: Makasar, Ambon, Bacan, Bitung dan Sorong. Kelima wilayah ini memiliki keunggulan geografis dan infrastruktur di bidang jasa kepelabuhanan, pengolahan, dan perdagangan ikan.

Kontak Kami
- PT Perikanan Indonesia (Persero)
- Jl. Tuna IV, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Jakarta - 14440
- Tlp: (021) 6679604
- Fax: (021) 6690523
- corcomm@perikananindonesia.co.id
- persuratan@perikananindonesia.co.id