PT Perikanan Indonesia (Persero) Dukung Pengembangan Sektor Perikanan di Samarinda, Kalimantan Timur Bersama Komisi IV DPR RI.

PT Perikanan Indonesia (Persero) mendukung pengembangan sektor perikanan di Samarinda, Kalimantan Timur bersama Komisi IV DPR RI.

Samarinda memiliki potensi perikanan khususnya di budidaya air tawar. Hal ini sejalan dengan program perusahaan dalam proyek strategis nasional budidaya ikan nila tilapia.

Hadir dalam kunker spesifik Direktur Pengembangan PT Perikanan Indonesia (Persero) Errinto Pardede serta Anggota Komisi IV DPR RI Jelani, Adrianus Sidot dan Bambang Purwanto.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan meninjau fasilitas instalasi Balai Karantina
Hewan, Ikan dan Tumbuhan Prov. Kalimantan Timur untuk mendengarkan aspirasi pengembangan perikanan di kawasan tersebut.

PT Perikanan Indonesia Lakukan Penjajakan Business Matching Potensi Kerja Sama dengan Perusahaan asal Jepang, Matsuoka Suisan Co, Ltd

PT Perikanan Indonesia melaksanakan Business Matching dan penjajakan potensi kerja sama dengan perusahaan asal Jepang, Matsuoka Suisan Co, Ltd.

Matsuoka Suisan merupakan perusahaan yang begerak di bidang perdagangan serta perikanan yang berdiri sejak 1903 di Jepang.

Hadir Managing Director Matsuoka Suisan Co, Ltd. Keiji Matsuoka San, Representative Director Ryoji Matsuoka, Direktur Keuangan PT Perikanan Indonesia (Persero) beserta tim.

Potensi yang akan dikerjasamakan yakni ekspor-impor produk perikanan. PT Perindo (Persero) menyuplai bahan baku (raw material). Sementara itu, Matsuoka Suisan yang akan mengolah dan memasarkannya.

Selain itu Matsuoka Suisan akan menjadi perantara atau penghubung antara PT Perindo (Persero) dengan perusahaan-perusahaan trading di Negeri Sakura.

Managing Director Matsuoka Suisan Co, Ltd. Keiji Matsuoka mengatakan PT Perindo (Persero) mempunyai kapasitas yang mumpuni sebagai perusahaan perikanan dari hulu hingga hilir, dari pelabuhan, fasilitas pendukung hingga produk perikanan.

Matsuoka Suisan Co, Ltd siap bekerja sama dengan PT Perindo (Persero) untuk perluasan akses pasar, peningkatan nilai tambah serta pasokan bahan baku perikanan yang berkualitas.

PT Perikanan Indonesia (Persero) bersama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Jalin Sinergi Optimalisasi dan Integrasi Aset di Wilayah pelabuhan

PT Perikanan Indonesia (Persero) bersama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) menjalin sinergi optimalisasi dan integrasi aset di wilayah pelabuhan.

Hadir dalam pertemuan sinergis yaitu Direktur Komersial PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Farid Padang dan Wakil Direktur Utama PT Perikanan Indonesia (Persero) M. Rizali Umarella.

Beberapa pelabuhan di Indonesia akan menjadi port industry logistik dan rantai pasok dingin untuk menunjang bisnis perikanan, khususnya dalam hal ekspor-impor. Tidak hanya itu, sektor pariwisata maritim akan digenjot untuk memaksimalkan pengembangan pelabuhan.

Kolaborasi ini turut melibatkan beberapa kementerian teknis dan BUMN lain di industri kepelabuhanan, baik kargo, logistik, hingga kelautan dan perikanan.

Pelabuhan di bawah naungan PT Perikanan Indonesia (Persero) yang menjadi proyek kolaborasi dengan Pelindo antara lain di Benoa, Sorong, Ambon, Makasar dan Bacan.

Kolaborasi ini akan segera dituangkan dalam nota kesepahaman atau memorandum of understanding serta perjanjian kerja sama antara kedua belah pihak.

Perkuat Budidaya Udang, PT Perikanan Indonesia (Persero) Hadirkan Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB.

Perkuat Budidaya Udang, PT Perikanan Indonesia (Persero) Hadirkan Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB.

Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University Prof. Bambang Widigdo menyampaikan bahwa PT Perikanan Indonesia perlu mulai mengembangkan model budidaya tambak non-konvensional.

Upaya ini sebagai langkah antisipatif terhadap meningkatnya tantangan penyakit dalam usaha perikanan budidaya, khususnya pada komoditas udang.

Menurut Prof Bambang, pendekatan budidaya yang lebih adaptif dan berbasis ekologi akan menjadi salah satu kunci dalam menjaga keberlanjutan usaha di masa mendatang.

Selain meningkatkan ketahanan dan keberlanjutan produksi, PT Perikanan Indonesia(Persero) juga dapat mengembangkan sistem silvofishery sebagai bagian dari implementasi budidaya berkelanjutan.

Pendekatan ini tidak hanya mendukung produktivitas usaha, tetapi juga berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan, perlindungan ekosistem pesisir, serta mendukung pencapaian target pembangunan perikanan yang berwawasan lingkungan

PT Perikanan Indonesia (Persero) bersama ID FOOD Group Memetakan Koordinasi di Wilayah Kawasan Timur Indonesia

Kawasan Timur Indonesia (KTI) memegang peranan krusial sebagai lumbung perikanan nasional karena mencakup beberapa Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) dengan potensi komoditas laut tertinggi di Indonesia.

Guna mengoptimalkan potensi tersebut, PT Perikanan Indonesia (Persero) bersama ID FOOD Group memetakan koordinasi lintas perusahaan.

Terkait strategi integrasi rantai pasok komoditas pangan, PT Perindo berperan di sektor hulu pada penyerapan hasil tangkapan nelayan (offtaker), optimalisasi pelabuhan perikanan, serta pengelolaan unit pengolahan ikan (UPI) untuk menjaga standar kualitas produk.

Sementara itu, sektor hilir terkait logistik dan pemasaran produk akan dilakukan oleh PT BGR dan PT RNI (Persero).

Sinergi ini diharapkan mampu menurunkan disparitas harga, meningkatkan kualitas produk dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam kesempatan yang sama, ID FOOD Group turut mengadakan pertemuan strategis dengan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.

Diskusi ini dihadiri oleh Direktur Utama PT RNI (Persero)/ ID FOOD Ghimoyo, Wakil Direktur Utama PT Perikanan Indonesia (Persero) M. Rizali Umarella, Direktur Utama PT BGR Logistik Syailendra dan Plt Direktur Utama PT Rajawali Nusindo Tubagus Muklis.

Pertemuan ini bertujuan untuk menyelaraskan program kerja pemerintah daerah dengan ekosistem BUMN Pangan guna memperkuat ketahanan pangan, khususnya sektor perikanan nasional, meningkatkan kesejahteraan nelayan lokal, serta memperluas jangkauan pasar domestik maupun ekspor.

PT Perikanan Indonesia (Persero) memiliki cabang di timur Indonesia antara lain: Makasar, Ambon, Bacan, Bitung dan Sorong. Kelima wilayah ini memiliki keunggulan geografis dan infrastruktur di bidang jasa kepelabuhanan, pengolahan, dan perdagangan ikan.

PT Perikanan Indonesia (Persero) Dorong Pengembangan Edukasi dan Peningkatan Wawasan Ilmu Perikanan kepada Mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA)

PT Perikanan Indonesia (Persero) mendorong pengembangan edukasi dan peningkatan wawasan ilmu perikanan kepada Mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) Serang, Banten.

Hal ini ditandai melalui kunjungan mahasiswa ke PT Perikanan Indonesia (Persero) yang diterima oleh VP Sumber Bahan Baku Yogi Adri Firnanto.

Kunjungan lapangan diikuti oleh 32 mahasiswa serta 3 dosen dari Program Studi Ilmu Kelautan.

PT Perikanan Indonesia (Persero) berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjembatani teori akademik dengan realita industri.

Mahasiswa melakukan peninjauan langsung pada beberapa aspek operasional utama, antara lain Fasilitas Rantai Dingin. Tujuannya yakni observasi mendalam terhadap fasilitas cold storage guna menjaga kualitas komoditas perikanan.

Selain itu, mahasiswa juga mempelajari sistem logistik ikan nasional serta operasional pelabuhan di Pelabunan Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta untuk memahami alur bisnis perikanan terintegrasi.

logo-pt-perindo-id-food.png

Kontak Kami

  • PT Perikanan Indonesia (Persero)
  • Jl. Tuna IV, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Jakarta - 14440
  • Tlp: (021) 6679604
  • Fax: (021) 6690523
  • corcomm@perikananindonesia.co.id
  • persuratan@perikananindonesia.co.id

Media Sosial